Recent Activities
Penghayatan Ekaristi PDF Print E-mail
Written by Stella Chandra   
Tuesday, 29 September 2009 09:15

By: Tante Yuyun
26 September 2009

Ekaristi, atau Misa Kudus yang biasa kita rayakan setiap hari Minggu, mungkin sering terasa seperti rutinitas bagi kita. Seminggu sekali kita datang ke gereja dan menjalani perayaan dengan tata cara yang sama. Tetapi tahukah kita bahwa ada banyak makna suci di balik setiap tata cara dalam Ekaristi ? Bahwa ada banyak berkat mengagumkan dari Dia yang kuasa dalam misa ?


PD kali ini membahas Ekaristi secara dalam, mulai dari pengertiannya yaitu sebagai ucapan syukur pada Allah, doa Yesus sendiri kepada Bapa. Dalam Ekaristi, umat bersatu dalam pujian, persembahan, dan syukur. Di sini, Kristus juga berperan sebagai Imam dan Kurban.


Dalam Liturgi Sabda, kita menerima Tuhan yang berbicara dan mengajar kita, mempersiapkan kita untuk menerima Yesus dalam diri kita. Dalam penerimaan komuni suci, saat itu kita sungguh menerima tubuh dan darah Kristus yang Dia kurbankan sebelum wafat-Nya.


Telah banyak kesaksian dan fenomena mengenai tubuh dan darah Kristus, diantaranya ‘‘Kesaksian Katalina“. Roti dan anggur yang digunakan dalam Ekaristi memang tetap berwujud roti dan anggur, tetapi substansi nya adalah tubuh dan darah Kristus. Barangsiapa percaya, dalam dialah Yesus hadir.


Kita patut bersyukur untuk momen istimewa dalam Ekaristi, kesempatan menerima Yesus untuk menyegarkan kerinduan kita akan kasih. Hendaknya kita mengikuti Ekraisti dengan khusyuk, melepaskan diri dari hal duniawi dan dosa berat yang mengganggu. Amin.


Last Updated on Tuesday, 29 September 2009 09:20
 
The Secrets of a Winner’s Mind (8 Agustus 2009, by Citra Soeparto) PDF Print E-mail
Written by Jefky Sani   
Monday, 10 August 2009 20:33

Pada dasarnya manusia memiliki keinginan untuk menang. Kita harus bersyukur karena Tuhan telah menciptakan kita special dan lebih dari pada yang menang. Pemenang dapat diartikan sebagai orang-orang yang dapat melakukan hal-hal yang dapat dilakukan selayaknya hal-hal kerajaan Allah.

Berdasarkan injil Yohanes 6:25-38, ada 3 rahasia seorang yang punya pikiran pemenang.

  1. bekerja untuk hal-hal yang kekal dan mengorbankan hal-hal yang bisa binasa
  2. bekerja untuk hal-hal yang tidak kelihatan, bukan hal-hal yang kelihatan
  3. bekerja bersama dan untuk Tuhan, bukan untuk ego sendiri

Menjadi seorang yang punya pikiran pemenang memang tidak mudah. Ibarat sebuah mangkuk yang berisi penuh batu-batu kotor, mungkin sekarang pikiran kita penuh dengan rasa khawatir, kecewa, benci, dendam, dsb. Tapi biarlah seiring dengan berjalannya waktu, Tuhan boleh gantikan itu semua dengan kasih, kebenaran, sukacita, dan damai sejahtera sehingga apapun yang akan terjadi nanti, kita tetap memiliki pikiran seorang pemenang.

Last Updated on Sunday, 16 August 2009 16:20
 
7 Tanda Komitmen pada Tuhan (25 Juli 2009, Peter Lazaro) PDF Print E-mail
Written by Jeffky Sani   
Tuesday, 28 July 2009 12:07

Komitmen dapat diartikan sebagai mengikuti Yesus. Selain itu, komitmen juga berarti kita mau menyangkal diri dan membatasi pilihan-pilihan terutama yang berkaitan dengan hal duniawi.

Daniel 6:1-29 menyajikan uraian jelas pada kita tentang 7 tanda komitmen kepada Tuhan, yaitu :

  1. Memiliki semangat yang tinggi
  2. Tidak memiliki tanda-tanda dosa yang bisa dibuktikan
  3. Setia
  4. Hidup sesuai dengan ajaran Tuhan
  5. Selalu berdoa apapun akibatnya
  6. Akan selalu dilindungi dan diberkati Tuhan
  7. Akan mempengaruhi orang-orang sekitarnya dengan komitmennya

Tidak mudah berkomitmen penuh pada Tuhan, tetapi bukan juga suatu kemustahilan. Bagian kita hanya percaya, berusaha, dan berserah.

Pada akhirnya, komitmen tersebut akan membangun karakter dan iman kita sesuai dengan kehendak-Nya.

Last Updated on Sunday, 02 August 2009 12:21
 
Mengapa Yesus Harus Sengsara dan Mati di Salib? (PD 11 July 2009, Om Jan Agustinus) PDF Print E-mail
Written by Stella Chandra   
Tuesday, 14 July 2009 11:11

Banyak dari umat Kristiani yang tidak sungguh-sungguh mengerti makna sengsara Yesus di salib. Salib bukan hanya tanda kemenangan dan kemegahan atas dosa. Ada jalan panjang derita dan sengsara di dalamnya.

Sebenarnya apakah sengsara itu? Sengsara adalah akibat dari dosa, bukan hukuman yang dating dari Tuhan. Tuhan mengizinkan sengsara hadir di hidup manusia untuk membawa manusia kembali pada Allah, dan juga untuk menyatakan kebesaran Allah.

Sengsara Yesus adalah saat Ia dengan cinta yang tak terbatas memilih untuk menanggung akibat dosa manusia.

Saat kita mengalami sengsara dalam hidup, ingatlah bahwa Kristus telah menderita untuk kita. Pandanglah Yesus di salib sebagai sumber kekuatan kita. Pengharapan pada kasih Allah tidak pernah mengecewakan. Selama apapun penderitaan kita di dunia, tidak sebanding dengan hidup kekal yang akan kita dapatkan di surga.

Tanpa penderitaan, tidak ada kemenangan. Jesus dies for justification, Jesus rises for salvation.

 

Last Updated on Tuesday, 14 July 2009 11:11
 
Inner Healing (Sister Margareth, 27 Juni 2009) PDF Print E-mail
Written by Stella Chandra   
Friday, 10 July 2009 14:36

Persekutuan Doa yang diadakan akhir Juni lalu special dengan pengajaran inner healing yang dibawakan Sister Margareth, juga praise and worship dalam bahasa Inggris.

Pada dasarnya, inner healing adalah saat Yesus menyentuh dan menyembuhkan luka di hati kita oleh kuasa kasih-Nya. Healing sebaiknya dilakukan dalam suasana doa yang mendukung. Ada 3 hal pokok dalam inner healing; memory, false guilt, dan irrational fear.

Kita cenderung menyembunyikan kenangan buruk kita sampai akhirnya menjadi luka batin. Luka batin membuat kita mengeluarkan emosi negative dalam hidup sehari-hari. Kita perlu belajar memaafkan dan berdamai dengan masa lalu kita. False guilt berarti kita merasa bersalah untuk sesuatu yang bukan salah kita, dan hal itu menghantui diri kita. Ketakutan-ketakutan kita juga seringkali membuat kita tidak bahagia. Padahal yang perlu kita lakukan hanya percaya pada Tuhan.

Jika kita membuka pintu dengan iman, tidak ada ketakutan apapun di balik pintu itu.

 

Last Updated on Friday, 10 July 2009 20:52