|
Written by Stella Chandra
|
|
Monday, 23 November 2009 12:33 |
|
Masih teringat keceriaan dan kebersamaan yang asyik di sel gabungan PDMKK 3 bulan lalu. Itulah kenapa teman-teman kita sangat antusias menyambut sel gabungan yang diadakan Sabtu, 21 November 2009 lalu.
Bertempat di Jubilee Hall yang cukup luas, game-game yang menantang tapi penuh moral dimainkan di sel gabungan kali ini.
Terima kasih untuk Sel Yusuf dan Sel Daniel yang sudah mengatur jalannya acara. Diawali dengan 2 game sederhana yang menantang kreatifitas, para peserta mulai bersemangat. Walaupun hari itu panas, tetapi semangat teman-teman kita tidak kendor. Game-game berikutnya yang cukup mengeluarkan tenaga diikuti dengan antusias.
Salut untuk Ko Rocky dan Alvin yang memimpin praise and worship. Selain membuat kita tersenyum, mereka berdua juga memimpin kita untuk menyadari bahwa Allah kita tempat bernaung yang selalu dapat diandalkan. Tak lupa untuk Owin yang boleh membagikan firman berikut ilustrasi sederhana, namun begitu mengena bagi kita semua.
Kali ini, para peserta pulang dengan keringat dan kelelahan, namun juga semangat baru untuk terus mencari Tuhan, dan kesadaran baru untuk terus berusaha menjadi pelayan-pelayan-Nya.
Sampai jumpa di sel gabungan berikutnya.
|
|
Last Updated on Monday, 23 November 2009 12:34 |
|
DIVA, Doa Indah Vada Akhirnya |
|
|
|
|
Written by Stella Chandra
|
|
Tuesday, 27 October 2009 10:14 |
|
Pada hari Sabtu, 24 Oktober 2009 lalu, PDMKK mengadakan fund raising concert dengan tema DIVA, Doa Indah Vada Akhirnya. Sedikit berbeda dengan PD biasanya, walaupun suasana rohani tetap menjadi prioritas. Saat sang Project Manager, Irene, ditanya perihal pemakaian kata “Vada”, dia menjawab agar lebih eye catchy. Dan memang benar, nama yang unik ini cukup menarik perhatian banyak orang.
Ditambah dengan duet MC yang kocak dan ramah, Imelia dan Edo, tawa dan kehangatan mengiringi acara konser.
Diawali dengan penjualan makanan Indonesia, ruangan Jubilee Hall mulai dipenuhi tamu-tamu sekitar pukul 19:00. Saat para Worship Leader dan pemusik mulai beraksi, suasana sukacita mulai terasa diantara kita semua. Lagu-lagu pujian sukses mengiringi saudara-saudari kita bersorak sorai memuji Tuhan. Semua melompat dengan penuh semangat.
Suasana semakin meriah saat dance persembahan teman-teman PDMKK dimulai. Tariannya unik karena mampu memasukkan tema doa dalam tarian hip hop. Video buatan teman-teman kita yang diputar setelahnya juga menyentuh hati.
Acara tentu tidak lengkap tanpa diakhiri dengan doa. Melalui suasana penyembahan, semua pengunjung boleh menikmati hadirnya Tuhan, dan indahnya saling mendoakan orang-orang di sekitar.
Saat acara selesai, yang terngiang di benak kita bukan lagi sebuah fund raising, tapi satu kesadaran baru kalau doa memang indah pada akhirnya. Amin.
|
|
Last Updated on Tuesday, 27 October 2009 12:46 |
|
Written by Stella Chandra
|
|
Tuesday, 29 September 2009 09:15 |
By: Tante Yuyun 26 September 2009
Ekaristi, atau Misa Kudus yang biasa kita rayakan setiap hari Minggu, mungkin sering terasa seperti rutinitas bagi kita. Seminggu sekali kita datang ke gereja dan menjalani perayaan dengan tata cara yang sama. Tetapi tahukah kita bahwa ada banyak makna suci di balik setiap tata cara dalam Ekaristi ? Bahwa ada banyak berkat mengagumkan dari Dia yang kuasa dalam misa ?
PD kali ini membahas Ekaristi secara dalam, mulai dari pengertiannya yaitu sebagai ucapan syukur pada Allah, doa Yesus sendiri kepada Bapa. Dalam Ekaristi, umat bersatu dalam pujian, persembahan, dan syukur. Di sini, Kristus juga berperan sebagai Imam dan Kurban.
Dalam Liturgi Sabda, kita menerima Tuhan yang berbicara dan mengajar kita, mempersiapkan kita untuk menerima Yesus dalam diri kita. Dalam penerimaan komuni suci, saat itu kita sungguh menerima tubuh dan darah Kristus yang Dia kurbankan sebelum wafat-Nya.
Telah banyak kesaksian dan fenomena mengenai tubuh dan darah Kristus, diantaranya ‘‘Kesaksian Katalina“. Roti dan anggur yang digunakan dalam Ekaristi memang tetap berwujud roti dan anggur, tetapi substansi nya adalah tubuh dan darah Kristus. Barangsiapa percaya, dalam dialah Yesus hadir.
Kita patut bersyukur untuk momen istimewa dalam Ekaristi, kesempatan menerima Yesus untuk menyegarkan kerinduan kita akan kasih. Hendaknya kita mengikuti Ekraisti dengan khusyuk, melepaskan diri dari hal duniawi dan dosa berat yang mengganggu. Amin.
|
|
Last Updated on Tuesday, 29 September 2009 09:20 |
|